Jika kalian sedang memulai atau sedang merencanakan untuk membangun sebuah brand tentu hal yang perlu kalian perhatikan adalah LOGO! Ya, logo menurut kami adalah identitas perusahaan dan gambaran kecil dari perusahaan.

BACA JUGA:  Cara Merubah Password Wordpress dari Cpanel

Maka membuat sebuah logo adalah hal yang perlu mendapat perhatian khusus. Membuat logo itu seharusnya sekali untuk jangka waktu yang lama tidak seperti bagian lainnya yang dalam wakt singkast bisa diganti dengan mudah.

Keberadaan logo dalam dunia bisnis juga diibaratkan sebagai wajah yang mewakili gambaran suatu perusahaan dan produk. Perusahaan besar, industri rumahan, bahkan toko online yang berjualan di media sosial saja juga membuat logo untuk mewakili bisnisnya.

[wpcd_code id=undefined]

Desain logo dapat berpengaruh terhadap branding suatu produk, maka sudah seharusnya logo yang kita miliki haruslah dengan mudah dikenali, mudah diingat dan sederharna. Logo juga dapat membangun persepsi konsumen mengenai bisnis Anda secara umum.

Namun, membuat logo suatu brand bukan perkara yang gampang. Mendesain logo yang menarik membutuhkan kreativitas yang tinggi. Seringkali, pemilik usaha dan desainer grafis membutuhkan waktu yang panjang untuk memikirkan ide hingga menyelesaikan desain logo.

BACA JUGA:  Website untuk Branding Diri

Lalu apakah kalian tidak bisa membuatnya sendiri? Tentunya bisa asalkan kalian punya waktu dan memiliki kemampuan mengoperasikan software pendukungnya. Tapi, jika kalian tidak punya waktu untuk itu, silahkan kontak TIM ASTURIPROJECT.COM kalian tinggal terima beres!

 Pahami Visinya

Setiap bisnis memiliki latar belakang. Pasti ada seluk beluk kenapa bisnis tersebut berdiri. Guna memudahkan proses desain logo, kalian harus memahami visi dan misi bisnisnya, serta memahami keunggulan dan karakteristik dari brand. Dengan demikian, desain logo yang dibuat dapat menunjukkan identitas brand dengan tepat.

BACA JUGA:  Tips Memilih Nama Toko Online

Cari Referensi Logo

Setelah memahami visinya, hal selanjutnya yang perlu kalian lakukan adalah mencari referensi logo sebanyak mungkin di internet. Mencari referensi logo bukan untuk menjiplak, melainkan untuk mendapatkan inspirasi.

Dengan melihat referensi desain logo orang lain dan mempelajari sejarah pembuatannya, kalian akan memiliki perbandingan dan mendapatkan ide menarik untuk membuat logo yang berbeda dan tidak mirip dengan yang lain.

BACA JUGA:  Designing for Appropriate Interaction

Membuat Sketsa

Rancanglah beberapa sketsa sebagai alternatif. Dengan membuat sketsa terlebih dahulu, kalian bisa mengeksplorasi desain dan jadi punya gambaran bentuk logo yang mana yang paling baik untuk dikembangkan.

Memiliki Filosofi

Bentuk logo bisa dibuat berupa rangkaian gambar atau huruf, maupun gabungan keduanya. Pembuatan logo juga memperhatikan warna. Ada yang satu warna, ada yang beberapa warna. Sebaiknya, bentuk dan warna tersebut memiliki filosofi tersendiri yang dapat mengungkapkan nilai suatu brand.

Sebab filosofi dalam logo memberikan makna yang mendalam sehingga lebih berkesan karena ternyata logonya dibuat penuh arti. Dan perlu diperhatikan, khususnya pemilihan warna agar responsive.

BACA JUGA:  Apa itu Open Source, dan Penjelasan Lengkap Open Source

Sederhana

Logo tidak harus menampilkan nama merek dan slogan, tapi cukup dengan gambar. Seperti logo Twitter yang berbentuk gambar burung, atau logo Apple yang berbentuk buah apel yang tergigit di sisi kanannya.

Jadi, tak harus membuat logo yang rumit bentuknya jika brand kalian, bisa direpresentasikan ke dalam logo yang desainnya sederhana. Karena yang sederhana biasanya lebih mudah diingat dan dikenang. Sedangkan desain yang rumit, belum tentu menarik dan keren.

BACA JUGA:  Apa itu CMS dan Apa itu Framework?

KESIMPULAN

Untuk membuat sebuah logo hal yang perlu kalian ingat adalah visi misi perusahaan, bentuk yang sederhana, riset dan filosofi. Tapi, jika kalian tidak punya waktu untuk itu, silahkan kontak TIM ASTURIPROJECT.COM kalian tinggal terima beres!